Deskripsi
Training Shipyard Operational Handling: Docking, Undocking & Heavy Equipment Operation Tahun 2026 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja galangan kapal (shipyard) dalam melaksanakan proses docking, undocking, serta pengoperasian alat berat secara aman, efisien, dan sesuai dengan standar operasional maupun ketentuan keselamatan kerja. Aktivitas docking dan undocking merupakan tahapan kritis dalam perawatan, perbaikan, maupun pembangunan kapal yang membutuhkan perencanaan matang, koordinasi lintas fungsi, serta penguasaan teknik operasional yang tepat. Kesalahan dalam pelaksanaan dapat mengakibatkan kerusakan kapal, kecelakaan kerja, kerugian operasional, hingga gangguan terhadap jadwal produksi.
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai proses persiapan docking dan undocking, perhitungan dock plan, stabilitas kapal, penggunaan docking blocks, ballast management, hingga koordinasi antar tim operasional. Selain itu, peserta akan mempelajari prinsip pengoperasian berbagai alat berat yang umum digunakan di galangan kapal, seperti crane, forklift, reach stacker, dan material handling equipment lainnya, termasuk aspek inspeksi, pemeliharaan dasar, serta penerapan prosedur keselamatan kerja.
Melalui metode pembelajaran yang menggabungkan teori, studi kasus, simulasi operasional, diskusi interaktif, dan praktik lapangan, peserta akan memperoleh keterampilan teknis dan kemampuan pengambilan keputusan dalam menangani kegiatan operasional shipyard secara efektif. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melaksanakan proses docking dan undocking secara aman, mengoperasikan alat berat sesuai prosedur, mengidentifikasi serta mengendalikan potensi risiko, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan keselamatan kerja di lingkungan galangan kapal.
Tujuan Training
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai proses docking dan undocking kapal sesuai standar operasional.
- Membekali peserta dengan kemampuan menyusun dock plan dan memahami stabilitas kapal selama proses docking.
- Meningkatkan kompetensi dalam mengoperasikan alat berat yang digunakan di lingkungan shipyard secara aman dan efisien.
- Mengembangkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko operasional di galangan kapal.
- Meningkatkan penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mendukung kelancaran operasional shipyard.
Manfaat Training
- Memahami prosedur docking dan undocking secara sistematis.
- Meningkatkan keterampilan pengoperasian crane, forklift, dan peralatan material handling lainnya.
- Mengurangi risiko kecelakaan kerja dan kerusakan kapal selama proses operasional.
- Meningkatkan efisiensi koordinasi antarbagian dalam kegiatan shipyard.
- Mendukung kepatuhan terhadap standar keselamatan dan prosedur operasional.
- Meningkatkan produktivitas serta kualitas pekerjaan di galangan kapal.
- Mengembangkan kemampuan analisis risiko dan pengambilan keputusan dalam kondisi operasional.
Materi Bahasan (2 Hari)
Hari Pertama
- Pengantar operasional galangan kapal (Shipyard Operation)
- Konsep dasar docking dan undocking kapal
- Jenis-jenis dry dock, floating dock, dan slipway
- Perencanaan docking (Dock Planning)
- Stabilitas kapal dan ballast management
- Docking blocks dan sistem penyangga kapal
- Koordinasi operasional selama docking
- Identifikasi bahaya dan manajemen risiko pada proses docking
Hari Kedua
- Prinsip pengoperasian alat berat di shipyard
- Pengoperasian crane, forklift, reach stacker, dan material handling equipment
- Inspeksi harian dan pemeliharaan dasar alat berat
- Teknik pengangkatan dan pemindahan beban (Safe Lifting Operation)
- Keselamatan kerja (K3) dalam pengoperasian alat berat
- Prosedur undocking dan persiapan peluncuran kapal
- Simulasi operasional docking, undocking, dan lifting operation
- Evaluasi pelatihan serta penyusunan action plan implementasi di tempat kerja
FAQ
1. Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ini ditujukan bagi operator galangan kapal, supervisor operasional, teknisi, engineer, foreman, operator alat berat, petugas K3, serta personel yang terlibat dalam kegiatan docking, undocking, dan material handling.
2. Apakah pelatihan ini mencakup praktik operasional?
Ya. Selain penyampaian teori, peserta akan mengikuti studi kasus, simulasi operasional, dan praktik yang disesuaikan dengan fasilitas pelatihan.
3. Apakah peserta harus memiliki pengalaman di bidang shipyard?
Tidak harus. Pelatihan dapat diikuti oleh peserta baru maupun tenaga kerja berpengalaman yang ingin meningkatkan kompetensi operasional.
4. Peralatan apa saja yang dibahas dalam pelatihan?
Materi mencakup pengoperasian crane, forklift, reach stacker, serta berbagai peralatan material handling yang umum digunakan di galangan kapal.
5. Apa manfaat pelatihan ini bagi perusahaan?
Pelatihan membantu perusahaan meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat budaya keselamatan kerja, mengurangi risiko operasional, meningkatkan efisiensi proses docking dan undocking, serta mendukung kelancaran proyek pembangunan maupun perbaikan kapal.
Untuk itu Pemerintah Daerah Dan Swasta haruslah memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal mengenai Opsi di Atas untuk itu kami LATIHNAS PENGEMBANGAN MANAJEMEN Meyelengarakan Training Shipyard Operational Handling: Docking, Undocking & Heavy Equipment Operation Tahun 2026
PROSEDUR PENDAFTARAN
Surat beserta jadwal kegiatan akan dikirim setelah melakukan konfirmasi ke kami.
Surat beserta jadwal dapat dikirim melalui Faximile/Email atau WhatsApp.
Bagi Peserta minimal 6 orang dapat menentukan waktu, tempat dan materi kegiatan
Pendaftaran peserta paling lambat 5 hari sebelum pelaksanaan kegiatan
Materi sesuai jadwal yang telah terlaksana bisa dijadwalkan kembali sesuai keinganan peserta
KONTAK PERSON
Telp/Fax : 021-22036025
HP : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577
WhatsApp : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577
