Bimtek Swasta / Perusahaan, Bimtek Kepegawaian

Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi Tahun 2026 – 2027

8 5

Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi

Deskripsi

Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi dirancang untuk meningkatkan kemampuan pimpinan dan pengelola perguruan tinggi dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mengendalikan berbagai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan institusi. Perguruan tinggi menghadapi risiko yang beragam, mulai dari risiko akademik, tata kelola, keuangan, sumber daya manusia, teknologi informasi, penelitian, reputasi, sarana prasarana, hingga kepatuhan terhadap regulasi.

Pelatihan membahas penerapan manajemen risiko secara terintegrasi dengan perencanaan strategis dan proses bisnis perguruan tinggi. Peserta akan mempelajari risk identification, risk assessment, risk register, risk matrix, risk appetite, risk treatment, monitoring, Key Risk Indicator (KRI), serta penyusunan laporan risiko. Pembahasan juga diarahkan pada penguatan pengendalian internal dan budaya sadar risiko di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui studi kasus, diskusi, dan latihan praktis, peserta akan memahami bagaimana membangun kerangka manajemen risiko yang sesuai dengan karakteristik institusi serta menerapkannya pada unit kerja masing-masing. Training ini dapat diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, pengelola fakultas dan program studi, SPI, unit penjaminan mutu, keuangan, SDM, TI, maupun unit pendukung lainnya.

Tujuan Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi

  1. Memahami konsep dan prinsip manajemen risiko pada perguruan tinggi.
  2. Mampu mengidentifikasi berbagai risiko strategis dan operasional institusi.
  3. Mampu melakukan analisis dan penilaian risiko secara sistematis.
  4. Mampu menyusun risk register dan risk profile unit kerja.
  5. Memahami konsep risk appetite, risk tolerance, dan risk treatment.
  6. Mampu menyusun strategi mitigasi dan pengendalian risiko.
  7. Mampu melakukan monitoring dan pelaporan risiko secara berkala.
  8. Membangun budaya sadar risiko dan pengelolaan risiko yang berkelanjutan.

Manfaat Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi

  1. Meningkatkan kompetensi pengelolaan risiko di lingkungan perguruan tinggi.
  2. Membantu institusi mengidentifikasi risiko secara lebih dini.
  3. Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis risiko.
  4. Memperkuat pengendalian internal dan tata kelola perguruan tinggi.
  5. Membantu mengurangi dampak risiko terhadap pencapaian tujuan institusi.
  6. Meningkatkan kesiapan menghadapi risiko akademik, keuangan, teknologi, dan operasional.
  7. Mendukung proses monitoring dan evaluasi kinerja unit kerja.
  8. Membangun budaya manajemen risiko yang terintegrasi dalam organisasi.

Materi Bahasan 2 Hari

Hari 1 – Fundamental & Risk Assessment Perguruan Tinggi

Sesi 1: Fundamental Manajemen Risiko Perguruan Tinggi

  • Konsep dan prinsip manajemen risiko
  • Peran manajemen risiko dalam tata kelola perguruan tinggi
  • Risk management framework
  • Hubungan risiko dengan tujuan dan sasaran institusi
  • Risk governance dan pembagian tanggung jawab
  • Budaya sadar risiko

Sesi 2: Identifikasi Risiko Perguruan Tinggi

  • Risiko strategis dan operasional
  • Risiko akademik dan pembelajaran
  • Risiko penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
  • Risiko keuangan dan aset
  • Risiko SDM dan organisasi
  • Risiko teknologi informasi dan keamanan data
  • Risiko reputasi dan kepatuhan

Sesi 3: Risk Assessment & Risk Matrix

  • Risk identification techniques
  • Risk event, cause, dan impact
  • Probability dan impact assessment
  • Penyusunan risk matrix
  • Inherent risk dan residual risk
  • Risk rating dan risk prioritization
  • Penyusunan risk profile

Sesi 4: Risk Register & Risk Appetite

  • Struktur dan komponen risk register
  • Risk owner
  • Risk appetite dan risk tolerance
  • Risk criteria
  • Penentuan prioritas risiko
  • Risk register pada tingkat institusi dan unit kerja

Hari 2 – Risk Treatment, Monitoring & Implementation

Sesi 5: Risk Treatment & Internal Control

  • Strategi risk treatment
  • Avoid, reduce, transfer, dan accept risk
  • Penyusunan risk mitigation plan
  • Internal control dan pengendalian risiko
  • Preventive dan corrective control
  • Integrasi risiko dengan proses bisnis

Sesi 6: Risiko Spesifik Perguruan Tinggi

  • Risiko penerimaan dan keberlanjutan mahasiswa
  • Risiko akademik dan mutu pendidikan
  • Risiko penelitian dan hibah
  • Risiko keuangan dan pengelolaan aset
  • Risiko SDM
  • Risiko TI, cybersecurity, dan data
  • Risiko reputasi dan stakeholder

Sesi 7: Risk Monitoring, KRI & Reporting

  • Monitoring dan review risiko
  • Key Risk Indicator (KRI)
  • Early warning system
  • Risk escalation
  • Evaluasi efektivitas mitigasi
  • Penyusunan risk report
  • Risk dashboard untuk manajemen

Sesi 8: Integrated Risk Management Workshop

  • Studi kasus manajemen risiko perguruan tinggi
  • Identifikasi risiko unit kerja
  • Penyusunan risk register
  • Penyusunan risk matrix dan risk profile
  • Penentuan risk treatment
  • Penyusunan mitigation plan
  • Monitoring dan evaluasi risiko
  • Penyusunan action plan implementasi

FAQ

1. Siapa yang cocok mengikuti Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi?
Training ini sesuai untuk pimpinan perguruan tinggi, rektorat, dekanat, kepala unit, SPI, unit penjaminan mutu, keuangan, SDM, TI, pengelola program studi, serta unit pendukung lainnya.

2. Risiko apa saja yang dibahas dalam pelatihan?
Materi mencakup risiko strategis, akademik, penelitian, keuangan, SDM, aset, teknologi informasi, cybersecurity, operasional, kepatuhan, dan reputasi.

3. Apakah peserta akan belajar membuat Risk Register?
Ya. Peserta akan mendapatkan pemahaman dan latihan dalam mengidentifikasi risiko, menentukan risk owner, menilai probability dan impact, menyusun risk matrix, serta membuat risk register.

4. Apakah training membahas pengendalian internal?
Ya. Pengendalian internal menjadi bagian dari pembahasan risk treatment dan mitigasi, termasuk preventive control, corrective control, serta evaluasi efektivitas pengendalian.

5. Apakah materi dapat disesuaikan dengan kondisi perguruan tinggi?
Ya. Materi dan studi kasus dapat disesuaikan dengan karakteristik perguruan tinggi, struktur organisasi, unit kerja, proses bisnis, serta profil risiko institusi.

Untuk itu Pemerintah Daerah Dan Swasta haruslah memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal mengenai Opsi di Atas untuk itu kami LATIHNAS PENGEMBANGAN MANAJEMEN Meyelengarakan Training Manajemen Risiko pada Perguruan Tinggi

PROSEDUR PENDAFTARAN

Surat beserta jadwal kegiatan akan dikirim setelah melakukan konfirmasi ke kami.
Surat beserta jadwal dapat dikirim melalui Faximile/Email atau WhatsApp.
Bagi Peserta minimal 6 orang dapat menentukan waktu, tempat dan materi kegiatan
Pendaftaran peserta paling lambat 5 hari sebelum pelaksanaan kegiatan
Materi sesuai jadwal yang telah terlaksana bisa dijadwalkan kembali sesuai keinganan peserta

KONTAK PERSON

Telp/Fax : 021-22036025
HP : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577
WhatsApp : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577

author-avatar

Tentang LATIHNAS

LATIHNAS didukung tenaga pendidik yang berpengalaman dan bersertifikasi trainer khususnya bidang sdm, keuangan, IT, untuk meningkatkan kualitas dan mutu SDM berbagai kalangan di mana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan