Deskripsi
Training Program CSR Pertanian Organik merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi perusahaan, praktisi Corporate Social Responsibility (CSR), dan Community Development (CD) dalam merancang serta melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian organik. Program ini menekankan penerapan pertanian ramah lingkungan, peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta pengembangan usaha pertanian yang berkelanjutan.
Pelatihan ini membahas strategi perencanaan program CSR pertanian organik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah. Peserta akan mempelajari identifikasi potensi pertanian, pemetaan pemangku kepentingan, pengembangan pertanian organik, pembuatan pupuk organik, pengendalian hama secara ramah lingkungan, serta pengelolaan hasil panen dan pemasaran produk.
Selain aspek teknis, pelatihan juga membahas pendekatan partisipatif dalam pendampingan petani, kemitraan dengan pemerintah dan lembaga terkait, pengelolaan risiko program, serta monitoring dan evaluasi berbasis indikator keberhasilan. Melalui studi kasus, praktik, dan simulasi penyusunan program, peserta diharapkan mampu merancang kegiatan CSR pertanian organik yang terukur, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Tujuan Training Program CSR Pertanian Organik
- Memahami konsep dan prinsip pertanian organik dalam program CSR.
- Meningkatkan kemampuan menyusun program CSR berbasis potensi pertanian lokal.
- Mengidentifikasi kebutuhan dan potensi kelompok tani.
- Memahami teknik dasar budidaya pertanian organik.
- Mengembangkan kapasitas dan kemandirian petani.
- Membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan.
- Menyusun indikator keberhasilan dan dampak program.
- Mendorong keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat.
Manfaat Training Program CSR Pertanian Organik
- Meningkatkan kompetensi tim CSR/CD dalam program pemberdayaan petani.
- Membantu perusahaan menyusun program CSR yang tepat sasaran.
- Mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan.
- Meningkatkan keterampilan petani dalam budidaya organik.
- Memperkuat kelembagaan dan kerja sama kelompok tani.
- Membuka peluang pengembangan usaha dan pemasaran produk organik.
- Meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi program.
- Mendukung kemandirian masyarakat dan keberlanjutan program CSR.
Materi Bahasan 2 Hari
Hari 1: Perencanaan Program CSR dan Dasar Pertanian Organik
Sesi 1: Konsep CSR dan Pemberdayaan Masyarakat
- Prinsip CSR dan Community Development berbasis pertanian.
- Peran perusahaan dalam pengembangan masyarakat berkelanjutan.
- Identifikasi kebutuhan dan potensi wilayah sasaran.
Sesi 2: Perencanaan Program CSR Pertanian Organik
- Pemetaan sosial dan pemangku kepentingan.
- Analisis potensi lahan, sumber daya, dan kelompok tani.
- Penyusunan tujuan, sasaran, serta indikator keberhasilan program.
Sesi 3: Dasar-Dasar Pertanian Organik
- Prinsip pertanian organik dan kesehatan tanah.
- Pengolahan lahan dan pemilihan komoditas.
- Pembuatan pupuk organik dan pemanfaatan bahan lokal.
Sesi 4: Praktik Budidaya Pertanian Organik
- Teknik penanaman dan pemeliharaan tanaman.
- Pengendalian hama dan penyakit secara ramah lingkungan.
- Studi kasus penerapan pertanian organik di masyarakat.
Hari 2: Implementasi, Kemitraan, dan Evaluasi Program
Sesi 5: Pendampingan dan Penguatan Kapasitas Petani
- Strategi pelatihan dan pendampingan kelompok tani.
- Penguatan kelembagaan dan partisipasi masyarakat.
- Penyusunan rencana kerja kelompok tani.
Sesi 6: Pengelolaan Hasil Panen dan Pengembangan Usaha
- Penanganan pascapanen dan peningkatan kualitas produk.
- Pengemasan, penentuan nilai jual, dan akses pasar.
- Pengembangan usaha tani dan peluang kemitraan pemasaran.
Sesi 7: Kemitraan dan Pengelolaan Risiko Program
- Kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan mitra usaha.
- Identifikasi risiko sosial, teknis, dan ekonomi.
- Strategi menjaga keberlanjutan program setelah pendampingan.
Sesi 8: Monitoring, Evaluasi, dan Rencana Tindak Lanjut
- Penyusunan indikator output, outcome, dan dampak program.
- Evaluasi hasil melalui studi kasus dan simulasi.
- Praktik penyusunan rencana aksi CSR pertanian organik.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ini ditujukan bagi staf CSR/CD, community relations, sustainability, pendamping masyarakat, kelompok tani, serta pihak yang terlibat dalam program pemberdayaan pertanian.
2. Apa fokus utama Training Program CSR Pertanian Organik?
Fokus pelatihan adalah perencanaan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi program CSR berbasis pertanian organik yang berkelanjutan.
3. Apakah pelatihan membahas praktik pertanian organik?
Ya. Materi mencakup teknik dasar budidaya organik, pembuatan pupuk organik, dan pengendalian hama ramah lingkungan melalui pembahasan praktik sesuai kebutuhan program.
4. Apakah peserta belajar menyusun program CSR?
Ya. Peserta mempelajari pemetaan potensi, penetapan sasaran, penyusunan indikator keberhasilan, hingga rencana tindak lanjut program.
5. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti pelatihan?
Peserta diharapkan mampu menyusun rancangan program CSR pertanian organik yang terarah, terukur, partisipatif, dan berorientasi pada kemandirian masyarakat.
Untuk itu Pemerintah Daerah Dan Swasta haruslah memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal mengenai Opsi di Atas untuk itu kami LATIHNAS PENGEMBANGAN MANAJEMEN Meyelengarakan Training Program CSR Pertanian Organik
PROSEDUR PENDAFTARAN
Surat beserta jadwal kegiatan akan dikirim setelah melakukan konfirmasi ke kami.
Surat beserta jadwal dapat dikirim melalui Faximile/Email atau WhatsApp.
Bagi Peserta minimal 6 orang dapat menentukan waktu, tempat dan materi kegiatan
Pendaftaran peserta paling lambat 5 hari sebelum pelaksanaan kegiatan
Materi sesuai jadwal yang telah terlaksana bisa dijadwalkan kembali sesuai keinganan peserta
KONTAK PERSON
Telp/Fax : 021-22036025
HP : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577
WhatsApp : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577
