Bimtek Swasta / Perusahaan

Info Bimtek Root Cause Analysis (RCA) dan FMEA di Rumah Sakit

22

Deskripsi

Bimtek Root Cause Analysis (RCA) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) di Rumah Sakit merupakan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan, tim mutu, komite keselamatan pasien, manajemen, dan unit kerja dalam melakukan analisis risiko serta investigasi masalah secara sistematis. RCA digunakan untuk menganalisis kejadian atau masalah yang telah terjadi dengan tujuan menemukan akar penyebab dan mencegah kejadian serupa berulang. Sementara itu, FMEA merupakan metode proaktif untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dalam suatu proses sebelum menimbulkan dampak terhadap keselamatan pasien maupun operasional rumah sakit.

Pelatihan membahas prinsip dan tahapan RCA dan FMEA, teknik pengumpulan data, penyusunan kronologi, identifikasi faktor kontributor, analisis akar masalah, hingga penyusunan rekomendasi perbaikan. Peserta juga akan mempelajari penggunaan Fishbone Diagram, Five Whys, Failure Mode, Severity, Occurrence, Detection, serta penyusunan prioritas risiko. Melalui studi kasus dan workshop, peserta dapat mempraktikkan RCA dan FMEA pada proses pelayanan rumah sakit serta menyusun rencana tindakan perbaikan yang terukur.

Tujuan Bimtek Root Cause Analysis (RCA) dan FMEA di Rumah Sakit

  1. Memahami konsep dan prinsip Root Cause Analysis (RCA) dan FMEA.
  2. Memahami perbedaan pendekatan reaktif RCA dan proaktif FMEA.
  3. Mampu mengidentifikasi masalah, risiko, dan potensi kegagalan proses.
  4. Mampu melakukan analisis akar penyebab secara sistematis.
  5. Mampu menggunakan tools seperti Fishbone dan Five Whys.
  6. Mampu melakukan penilaian risiko menggunakan pendekatan FMEA.
  7. Mampu menentukan prioritas perbaikan berdasarkan hasil analisis.
  8. Mampu menyusun rencana tindakan perbaikan dan monitoring efektivitasnya.

Manfaat Bimtek Root Cause Analysis (RCA) dan FMEA di Rumah Sakit

  1. Meningkatkan kompetensi dalam analisis masalah dan risiko rumah sakit.
  2. Membantu menemukan akar penyebab masalah secara lebih sistematis.
  3. Meningkatkan kemampuan mencegah terulangnya insiden keselamatan pasien.
  4. Membantu mengidentifikasi potensi kegagalan sebelum terjadi.
  5. Meningkatkan kemampuan melakukan prioritas risiko.
  6. Mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan bukti.
  7. Memperkuat program mutu dan keselamatan pasien.
  8. Mendukung budaya continuous improvement di lingkungan rumah sakit.

Materi Bahasan 2 Hari

HARI 1 – ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA)

Sesi 1. Konsep Dasar RCA dan Manajemen Insiden

  • Pengertian dan tujuan Root Cause Analysis
  • Prinsip investigasi berbasis sistem
  • RCA dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien
  • Pendekatan reaktif terhadap insiden
  • Identifikasi masalah dan kejadian
  • Peran tim investigasi
  • Prinsip objektivitas dan evidence-based analysis

Sesi 2. Pengumpulan Data dan Penyusunan Kronologi

  • Identifikasi fakta dan bukti
  • Pengumpulan dokumen dan rekaman
  • Teknik wawancara
  • Observasi proses
  • Penyusunan kronologi kejadian
  • Identifikasi gap dalam proses pelayanan
  • Identifikasi contributing factors
  • Latihan penyusunan kronologi

Sesi 3. Teknik Analisis Akar Penyebab

  • Identifikasi root cause
  • Fishbone Diagram
  • Five Whys Analysis
  • Barrier Analysis
  • Analisis faktor manusia
  • Analisis faktor lingkungan dan organisasi
  • Analisis proses dan sistem
  • Validasi akar penyebab berdasarkan bukti

Sesi 4. RCA dan Penyusunan Tindakan Perbaikan

  • Menentukan prioritas akar masalah
  • Penyusunan rekomendasi perbaikan
  • Corrective Action dan Preventive Action
  • Hierarchy of Controls
  • Penentuan PIC dan target waktu
  • Indikator keberhasilan tindakan
  • Studi kasus RCA rumah sakit
  • Workshop Root Cause Analysis

HARI 2 – FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA)

Sesi 5. Konsep Dasar FMEA

  • Pengertian dan tujuan FMEA
  • FMEA sebagai metode proaktif
  • Perbedaan RCA dan FMEA
  • Identifikasi proses yang akan dianalisis
  • Process Mapping
  • Identifikasi Failure Mode
  • Identifikasi Failure Effect dan Failure Cause
  • Studi kasus FMEA pelayanan rumah sakit

Sesi 6. Risk Assessment dalam FMEA

  • Konsep Severity
  • Konsep Occurrence
  • Konsep Detection
  • Penilaian risiko
  • Risk Priority Number (RPN)
  • Identifikasi risiko prioritas
  • Interpretasi hasil FMEA
  • Latihan scoring FMEA

Sesi 7. Penyusunan FMEA dan Mitigasi Risiko

  • Penyusunan tabel FMEA
  • Identifikasi preventive control
  • Identifikasi detection control
  • Penyusunan rekomendasi tindakan
  • Menentukan prioritas mitigasi
  • Penyusunan action plan
  • Penetapan PIC dan target implementasi
  • Monitoring residual risk

Sesi 8. Workshop Integrasi RCA dan FMEA

  • Studi kasus insiden keselamatan pasien
  • Simulasi Root Cause Analysis
  • Simulasi penyusunan FMEA
  • Analisis hasil RCA dan FMEA
  • Penyusunan rekomendasi perbaikan
  • Penyusunan risk control plan
  • Presentasi hasil kelompok
  • Penyusunan action plan penerapan di unit kerja

FAQ

1. Apa perbedaan RCA dan FMEA?
RCA merupakan metode analisis yang umumnya digunakan setelah terjadi masalah atau insiden untuk menemukan akar penyebab, sedangkan FMEA merupakan metode proaktif untuk mengidentifikasi potensi kegagalan sebelum terjadi.

2. Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Pelatihan dapat diikuti oleh manajemen rumah sakit, komite mutu, tim keselamatan pasien, tenaga medis dan tenaga kesehatan, kepala unit, tim manajemen risiko, SPI, serta personel yang terlibat dalam peningkatan mutu.

3. Apakah peserta akan mempraktikkan RCA?
Ya. Peserta akan melakukan latihan menggunakan Fishbone Diagram, Five Whys, analisis faktor kontributor, serta penyusunan rekomendasi berdasarkan studi kasus.

4. Apakah FMEA akan menggunakan perhitungan risiko?
Ya. Peserta akan mempelajari penilaian Severity, Occurrence, dan Detection serta menentukan prioritas risiko berdasarkan hasil analisis.

5. Apakah terdapat workshop selama pelatihan?
Ya. Hari kedua dilengkapi workshop integrasi RCA dan FMEA menggunakan studi kasus pelayanan rumah sakit sehingga peserta dapat mempraktikkan metode secara langsung.

Untuk itu Pemerintah Daerah Dan Swasta haruslah memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal mengenai Opsi di Atas untuk itu kami LATIHNAS PENGEMBANGAN MANAJEMEN Meyelengarakan Bimtek Root Cause Analysis (RCA) dan FMEA di Rumah Sakit

PROSEDUR PENDAFTARAN

Surat beserta jadwal kegiatan akan dikirim setelah melakukan konfirmasi ke kami.
Surat beserta jadwal dapat dikirim melalui Faximile/Email atau WhatsApp.
Bagi Peserta minimal 6 orang dapat menentukan waktu, tempat dan materi kegiatan
Pendaftaran peserta paling lambat 5 hari sebelum pelaksanaan kegiatan
Materi sesuai jadwal yang telah terlaksana bisa dijadwalkan kembali sesuai keinganan peserta

KONTAK PERSON

Telp/Fax : 021-22036025
HP : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577
WhatsApp : 0813 1607 9019 – 0811 9229 577

author-avatar

Tentang LATIHNAS

LATIHNAS didukung tenaga pendidik yang berpengalaman dan bersertifikasi trainer khususnya bidang sdm, keuangan, IT, untuk meningkatkan kualitas dan mutu SDM berbagai kalangan di mana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan